Kiat Sukses Memimpin Organisasi Dengan Kecerdasan Emosi

Kepemimpinan adalah kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan sesuatu atau tidak mangerjakan sesuatu. Seseorang dikatakan apabila dia mempunyai pengikut atau bawahan.Bawahan pemimpin ini dapat disuruh untuk mengerjakan sesuatu atau tidak mengerjakan sesuatu dalam mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Yang mengikat bahagian-bahagian daripada suatu struktur organisasi adalah hubungan wewenang. Wewenang adalah Kekuasaan menggunakan sumbardaya untuk mencapai tujuan organisasi. Bertambah tinggi kedudukan seorang pemimpin dalam organisasi maka semakin menonjol keterampilan manajemen dan aktivitas yang dijalankan adalah aktivitas bersifat konsepsional.

Sebuah watak menjadi pemimpin

Seorang pemimpin, harus berpihak pada rakyat dan umat karena pemimpin datang dari umat dan memimpin untuk umat. Trait Theory atau yang sering kita sebut sebagai teori sifat kepribadian ini meyakini bahwa orang yang dilahirkan atau dilatih dengan kepribadian tertentu, akan menjadikan mereka unggul dalam peran kepemimpinan. Maka, dalam hal ini, kita dapat mengartikan, bahwa teori kepemimpinan merupakan buah pemikiran yang berisi penjelasan mengenai, apa, bagaimana, siapa, kapan, dimana dan mengapa individu dikatakan sebagai pemimpin.

Kamu dapat memahami arti penting serta tugas dari seorang pemimpin dengan membaca kata-kata motivasi menjadi seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang baik juga bukan seseorang yang memerintah, namun memberikan contoh dan melakukannya bersama dengan orang yang dipimpin. Di bawah pemimpin seperti itu, rakyat pun memiliki keperwiraan yang tangguh. Jika diperlukan, mereka dapat digerakkan untuk menghadapi musuh setangguh apapun. Rasa takut tidak akan dapat menghalani mereka karena telah mendapatkan restu dari pemimpin mereka yang gagah berani. Walaupun begitu, samudra menerima air dari sungai manapun, entah itu kotor atau bersih.

Dan untuk menjadi seorang pemimpin yang berkualitas, betul sekali bahwa ia harus mampu menyeimbangkan antara konsistensi dan kelincahan karena kedua hal tersebut sangat dibutuhkan ketika mencapai tujuan tertentu. Dengan demikian, pemimpin akan menjadi fleksibel dan mengetahui cara yang terbaik dalam menghadapi suatu masalah. Era globalisasi yang ditandai dengan peningkatan keterkaitan dan ketergan tungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan,budaya,dan bentuk-bentuk interaksi yang lain,menjadikan dunia seakan tanpa tapal batas . Dalam kondisi seperti ini, kepemimpin an menjadi hal yang sangat penting bahkan menentukan pencapaian tujuan organisa si,mengarahkan dan mengatur orang-orang untuk mencapai tujuan itu secara bersama-sama. Dalam kaitan ini, maka kompetensi kepemimpinan sesuai dengan jenjang struktur birokrasi,yaitu kepemimpinan visioner, kepemimpinan strategis,kepe mimpinan taktikal dan kepemimpinan operasional sangat diperlukan.

Itulah karakter yang harus Anda tahu dan Anda terapkan ketika Anda menjadi seorang pemimpin. Pemimpin adalah kunci sebuah keberhasilan setiap karyawan, dengan tidak adanya pemimpin, maka setiap visi dan misi yang akan dilakukan itu semua tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya arahan yang diberikan oleh pemimpin. Carilah jalan keluar yang mampu membangun usaha Anda kembali, dan jangan membuat karyawan Anda menjadi khawatir akan situasi yang sedang terjadi, bangun rasa kepercayaan dan semangat karyawan Anda untuk membuat keputusan ditengah krisis yang sedang dialami. Pemimpin harus memiliki motivasi dari dirinya sendiri sebelum memotivasi yang lain.

Orang tua dianjurkan untuk tidak terlalu memanjakan anak sebagai upaya yang sangat berarti untuk melatih seorang anak untuk menjadi pemimpin. Dengan demikian, diharapkan Beli Free Spin kelak dia akan bisa memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu. Seorang pemimpin, sebelum memimpin orang lain harus bisa memimpin dirinya sendiri secara benar.

Oleh karena itu, dalam kepemimpinan, sifat adil harus senantiasa terwujud dan diimplementasikan dalam menjalankan roda organisasi. Sifat adil berarti tidak memihak dalam suatu situasi konflik, baik atas alasan demi kepentingan pribadi maupun kelompok. Sifat adil juga tampak dari pemberian imbalan dan sanksi terhadap bawahan. Pemimpin harus mampu menempatkan kepentingan yang lebih besar dar kepentingan yang sempit. [newline]Kualitas pribadi dari sifat adil dan tindakan yang adil ini tampaknya mudah diucapkan, tetapi tidak gampang dipraktekkan. Setiap pemimpin yang baik pasti ingin ability anggota atau anak buahnya meningkat. Ujung-ujungnya, perusahaan yang akan diuntungkan dari ‘investasi’ tersebut.